Saturday, January 12, 2013

Keliling-keliling Antar Undangan

Saya sibuk. Sepanjang dua minggu ini saya sibuk keliling kota Surabaya nyebarin undangan. Nyokap saya suruh saya dan my hunk untuk antar sendiri undangannya ke rumah masing-masing. Jumlahnya nggak banyak sih, paling banter cuman 10, mereka sepupu-sepupu bonyok saya atau beberapa kolega bokap saya sesama teman seperjuangan waktu sekolah dulu. Kami nggak mengundang terlalu banyak orang karena saya sudah berkomitmen dari awal bahwa pesta ini hanya untuk orang-orang dekat. Lagian pestanya kan di Bandung, saya sendiri bertanya-tanya apakah ada orang mau repot-repot terbang dari Surabaya ke Bandung kalau hubungannya nggak intim-intim amat.

Ternyata, dari nganter-nganter undangan itu, saya dan my hunk dapet pengalaman baru, mblusuk-mblusuk ke daerah-daerah yang nggak pernah kami jajah sebelumnya. Anda tahu nggak kalau Surabaya itu kota terbesar kedua di Indonesia? Banyak banget daerah yang nggak pernah disatronin sama my hunk, padahal dos-q warga Surabaya aseli, apalagi saya yang Surabaya murtad. Lucu deh bagaimana kami nganterin undangan itu hanya dengan bersenjatakan GPS di HP. Pembicaraan akhir-akhir ini hanya berputar di pertanyaan, "Hari ini nganter undangan ke mana, Yang?", atau "Mana yang lebih dekat dari sini?", atau "Hah, macet banget daerah itu. Jangan malem ini ke sana, besok aja.."

Dari pengalaman nganter undangan ini saya juga berterima kasih banget sama teknologi bernama KOTAK POS! Saya gemes banget karena rata-rata rumah yang saya satronin buat dianterin undangan ternyata nggak punya kotak pos. Sebagian rumah nggak punya bel. Sebagian belnya sudah dibel, tapi nggak ada orang yang keluar dari rumah, padahal jendelanya terbuka lebar dan rumahnya terang-benderang. Pembokatnya tidur, ya?

Monday, January 7, 2013

Dicari: Suami Tidak Pilih-pilih

Jodoh itu di tangan Tuhan.

Jadi, sebaiknya kamu ambil jodohmu itu dari tangan Tuhan. Apa kamu pikir Tuhan akan kasih langsung ke kamu begitu saja?

***

Saya kebagian titipan dari teman saya, seorang perempuan yang kebetulan belum punya suami. Pacarnya bubar tahun lalu dan sekarang dos-q kepingin punya teman kencan. Dos-q nitip ke saya, siapa tahu saya punya teman laki-laki yang kosong, tolong dikenalin ke dos-q. Spesifikasinya, teman saya ini maunya laki-laki yang pergi sholat Jumat.

Wednesday, January 2, 2013

Dua Proyek Sekaligus!~

Selamat bulan baru!

*karena mengucapkan selamat tahun baru terlalu mainstream*

Bulan ini saya seneng banget karena saya berhasil meluncurkan dua proyek gede. Inget saya pernah menulis bahwa saya berniat mau bikin blog baru dan saya takut karena blog yang baru ini nggak akan lanjut? Well, ternyata saya berhasil melakukannya. So far sudah terbit 10 postingan, heheheh. Oh ya, ini blog khusus tentang ginekologi, banyak banget istilah-istilah ginekologi yang nggak dipahami orang awam, jadi saya nggak terlalu menantikan komentar. 

*Jadi lantas kenapa kamu ngerilis blog baru kalau nggak berharap dikomentarin, Viiic?*

Ceritanya gini nih, sekitar dua tahun lalu, guru saya, dr Brahmana, SpOG, pernah kasih nasehat di depan kelas pada sekolah saya. Isi nasehatnya gini, mbok tiap hari kalian baca jurnal medis satu artikel aja. Kalau tiap hari kalian melakukannya secara konsisten, lama-lama kalian bisa kulakan ilmu banyak. Waktu itu saya mengerutkan kening dan berpikir bahwa itu tidak mungkin. Karena alasan klasik: Kita kan banyak kerjaan...!

Tapi anehnya nasehat itu nggak pernah saya lupakan meskipun nggak saya kerjain juga. Sampek bulan lalu, saya inget bahwa pada suatu hari sekitar 10 tahun lalu di sekolah saya, guru saya pernah bilang, kalian ini cepat lupa apa yang dikuliahkan hari ini. Jadi saran saya, supaya kalian tidak sia-sia dateng ke kuliah hari ini, coba sepulang dari sini nanti, begitu sampai di rumah, isi kuliah ini dibaca ulang satu kali aja. Baca paling lama 6 jam lagi, maka kalian ingat 50%. Kalau kalian bacanya baru 12 jam lagi, kalian cuma ingat 25%. Kalian bacanya besok, ingatnya paling-paling cuma 10%. Apalagi kalau nggak pernah dibaca ulang sama sekali..

Saya bukan tipe orang yang senang membaca, tapi saya juga bukan tipe penghafal yang bagus. Tapi saya mengerti suatu masalah jika saya pernah membacanya. Jadi sekitar dua minggu lalu, saya putusin, setiap hari, isi kuliah dosen saya yang sempat nyantol di kepala saya, saya tulisin aja di blog. Nggak usah banyak-banyak, paling banter 3-5 paragraf/artikel. Kadang-kadang malah cuman satu paragraf per artikel. Nanti lihat aja akhir bulan, pasti kulakan ilmunya banyak.

Jujur aja, proyek blog khusus isi kuliah saya ini bikin saya ngeri, tau nggak. Saya takut saya begitu kelelahan sampek nggak bisa nulis satu paragraf aja. Kalau saya nggak konsisten, lama-lama blog ini pasti mati dan saya akan jadi seperti blogger-blogger amatiran lain yang mainstream, mati cuman gara-gara ikut-ikutan trend. Maka saya paksain konsisten. Dan ternyata, alhamdulillah, hari ini saya udah menghasilkan 10 artikel dalam blog ini. Bagian yang menyenangkan, saya berhasil memerintahkan diri saya buat menulis satu artikel setiap hari. Thank Lord, ternyata saya nggak plin-plan.. Moga-moga bisa lanjut terus sampek sekolah saya selesai :)

Proyek kedua jauh lebih bikin saya antusias. Akhirnya saya punya website pernikahan, yipppie! Proyek gotong-royong saya dan my hunk kami persembahkan buat orang-orang yang kepingin dateng ke pernikahan kami tapi nggak tahu di mana lokasinya. Di sini kami tuliskan lokasi pernikahan kami, berikut peta somotan dari Google Maps, yang udah saya pasangin marker lengkap akan hotel-hotel yang asik buat diinepin kalau kalian kepingin mandi dulu sebelum dateng ke pernikahan kami, hehehe. Mau hotel yang murah? Ada. Mau hotel bintang lima? Ada. Mau hotel yang deket lokasi pernikahan kami? Ada juga!

Plus, sekalian juga buat kalian yang kepingin ngintipin foto-foto pre-wedding kami, tuh..puas-puasin! Hahahaha! Eh ya, kalau udah berkunjung, jangan lupa komentar di halaman RSVP-nya ya.. Doa kalian buat kami berdua sangat kami nantikan, dan lebih dinantikan lagi kalau kalian dateng sembari membawa kado dan angpaw. Tapi tolong jangan bawa kembang, pleaasse..karena kembang tidak bisa dimakan!

Khusus postingan Georgetterox kali ini, nggak usah ada komentar ya.. Biar jemaah komentar aja langsung ke rumah kantor saya yang baru di http://laurentginekologi.wordpress.com atau ke website pernikahan saya di http://www.vickyfahmi.com. Ditunggu di sana yuk! Ciao! ^^

Tuesday, December 25, 2012

Dilarang Pasang Gambar di Tembok

Saya pernah mengalami fase di mana hasil karya saya ditempel oleh pak guru di tembok kelas. Waktu itu saya nulis cerpen horor di selembar kertas, terus biar secara visual menarik, saya nulis pakai spidol warna-warni. Pak guru saya menempelin cerpen itu di tembok, barengan cerpen horor karya teman-teman saya yang lain.

Sebenarnya menurut saya nempelin cerpen itu nggak menarik ya, kan untuk menikmati cerpen itu ya harus dibaca dengan cermat, bukan memaksa pembacanya melototin tembok. Tapi saya melihat ulah pak guru saya itu dari sudut lain, dia seperti mau bilang, "Ini lho saya menghargai kerja keras kalian."

***

Sekitar dua tahun lalu, waktu saya main ke rumah kakak saya, saya lihat gambar-gambar hasil coret-coret keponakan saya ditempel di dinding. Sebetulnya menurut saya gambar itu nggak bisa dimengerti maknanya, biasalah imajinasi anak-anak, tapi saya selalu bilang, "Wuaah..bagus gambarmu, Nak. Lho, kok cumak yang ini yang ditempel? Gambarmu yang lain ada di mana?"

Monday, December 24, 2012

Ayam Pusing

"Petoook! Petok, petok, petok! Ini dunia kok rada miring gini seeh?"

"He, kamu kalo berdiri jangan miring-miring, napa? Aku jadi pusing ini kedempet!"

"Siapa yang berdiri miring-miring? Ini memang kandangnya miring kayak Pisa, Petoook!"

"Hwadoooh..ini kok nggak nyampek-nyampek seeeh? Aku pusing ini berdiri miring-miring!"

"Sudahlah, nggak usah ngomel berdiri! Salah sendiri kok pesennya kelas festival, makanya disuruh berdiri! Coba kalo bayar kelas VIP, mesti kamu dapet yang duduk!"

Sunday, December 23, 2012

Request untuk Sinterklas

Cuman mau nanya yah, karena saya tau jemaah-jemaah blog saya banyak yang ke gereja, Anda selama ini minta request apa sih sama Sinterklas buat kado Natal?
Terus, pernah nggak kado itu terkabul? (Iya, meskipun mungkin yang mengabulkannya bukan Sinterklas, tapi ya orang tua Anda)

*And tolong jangan jawab "Aku nggak pernah minta kado Natal ke Sinterklas soalnya aku bukan Kristen", coz niscaya langsung gw delete karena dianggap komentar nggak produktif.*

Friday, December 21, 2012

Kok Takut Hujan?

Di Surabaya hampir nggak pernah hujan. Bahkan di musim hujan di Desember ini. Karena, konon, di Surabaya itu mataharinya ada dua. Makanya Surabaya itu panas banget.

Saya sendiri nggak percaya kalau di Surabaya itu mataharinya ada dua. Sepanjang saya tinggal di Surabaya, minimal saya sudah lihat matahari sampek tiga. Eh, nggak percaya? Sungguhan lho, matahari di sini ada di Tunjungan Plaza, Delta Plaza, di Pakuwon Trade Center.. *dikeplak jemaah*

Ngomongin soal hujan, saya kadang-kadang risih liat orang dateng telat ngantor gegara alasan hujan. Wah, mungkin ini sebabnya hujan jarang banget turun di Surabaya, soalnya mungkin Tuhan mikir ntar kalau dikasih hujan, penduduknya jadi ogah ngantor tepat waktu.
Sebetulnya kalau hujan kenapa sih? Takut pas nyampek kantornya jadi kebasahan gitu?

Thursday, December 20, 2012

Si Kepo Sok Perhatian

Mungkin karena saya kepo, jadi saya suka curious kalau liat orang-orang nulis status di Facebook yang sedih-sedih.

"Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi.."

Atau,

"Ku harus pergi meninggalkan kamu yang telah hancurkan aku. Sakitnya.."

Lebih parah lagi,

"Tapi..kamu kok selingkuh?"

Wednesday, December 19, 2012

"Saya Belum Baca"

Suatu hari di Bandung saya dateng ke sebuah seminar yang digelar oleh dosen saya, seorang profesor ahli asma. Dos-q mengoceh sepanjang 20 menit tentang bagaimana asma itu timbul, bagaimana reaksi hipersensitifitas bisa bikin seseorang sesak tiada akhir, bagaimana mengenali gejala asma, dan bahwa obat terbaik asma adalah menghindari faktor pencetus serangan sesak dan menyedot steroid secara teratur.

Lalu salah satu penonton di belakang bangku saya, seorang dokter entah dari Puskesmas manaa gitu, mengacungkan jarinya. "Prof, pertanyaan pertama saya, bagaimana membedakan asma dengan pneumonia? Lalu, yang kedua, saya pernah dengar bahwa daun katuk bisa digunakan untuk mengobati asma. Bagaimana caranya, Prof?"

Profesor menjawab pertanyaan pertama dengan jawaban panjang kali lebar sepanjang tiga menit (saya kok iseng banget ngitung ya waktu itu).
Lalu pertanyaan kedua dijawab singkat, "Maaf, saya belum baca itu."

Sewaktu itu saya terhenyak dengan sikap Profesor yang dengan gamblang berkata, "Saya belum baca."

Saturday, December 15, 2012

Memulai Selalu Susah

Seminggu ini saya nemu dua orang kerabat saya yang ternyata baru memulai blog. Yang pertama adalah kakak ipar saya yang baru merilis post pertama di blognya. Isinya adalah semacam prolog gitu deh. Sebenarnya saya nggak ngerti apa tujuan dia ngeblog, mengingat setahu saya dia nggak tukang menulis kecuali menulis laporan pekerjaan di kantornya. Tapi mungkin saja sebenarnya dia senang menulis, tapi nggak pernah publikasi. Alasan orang nggak publikasi itu kan macem-macem, bisa karena malu kalau isi kepalanya dibaca orang, bisa juga karena minder membaca tulisan orang yang dikiranya lebih bagus, bisa juga karena gaptek alias nggak tahu caranya ngeblog.

Orang kedua adalah kolega saya sendiri. Yang ini, saya terlambat tahunya, soalnya ternyata blognya sudah jalan beberapa bulan. Saya tercengang bukan karena dia ngeblog, saya lebih tercengang lagi karena dia kali ini konsisten. Soalnya selama beberapa tahun sebelumnya dia bolak-balik ngeblog tapi blognya beda-beda dan ujung-ujungnya blognya yang lama dianggurin karena dia milih membuat blog yang baru.

Sekarang saya penasaran, kira-kira dua orang ini mau konsisten ngeblog (di blog yang sama) sampek berapa lama?